Insiden pohon tumbang menimpa pemotor terjadi di Bulukumba, tiga orang mengalami luka-luka, satu di antaranya menderita patah tulang.
Peristiwa nahas terjadi di Kabupaten Bulukumba ketika sebuah pohon besar tiba-tiba tumbang dan menimpa pengendara sepeda motor yang sedang melintas. Insiden tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka, dengan satu korban dilaporkan mengalami patah tulang. Kejadian ini sontak mengundang perhatian warga sekitar dan pengguna jalan lainnya.
Temukan informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Sulawesi Indonesia.
Kronologi Kejadian Pohon Tumbang
Insiden pohon tumbang terjadi saat arus lalu lintas di lokasi kejadian sedang ramai. Beberapa pemotor melintas di bawah deretan pohon besar yang berada di tepi jalan. Tanpa tanda-tanda sebelumnya, salah satu pohon tiba-tiba roboh dan menimpa pengendara yang berada tepat di bawahnya.
Saksi mata menyebutkan bahwa angin kencang sempat bertiup beberapa menit sebelum kejadian. Getaran tanah dan suara retakan terdengar sesaat sebelum pohon tumbang, namun pemotor tidak memiliki cukup waktu untuk menyelamatkan diri.
Usai kejadian, warga sekitar segera berlari ke lokasi untuk memberikan bantuan. Mereka berusaha mengevakuasi korban dari bawah reruntuhan dahan dan batang pohon sembari menunggu petugas datang.
Kondisi Korban Pasca Insiden
Tiga orang pemotor dilaporkan mengalami luka-luka akibat tertimpa pohon. Dua korban mengalami luka ringan hingga sedang, sementara satu korban menderita patah tulang dan harus mendapatkan penanganan medis intensif.
Korban segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat menggunakan kendaraan warga dan ambulans. Tim medis langsung melakukan pemeriksaan dan perawatan sesuai tingkat cedera yang dialami masing-masing korban.
Pihak keluarga korban tampak mendampingi proses perawatan dengan penuh kecemasan. Insiden ini menyisakan trauma, terutama bagi korban yang mengalami cedera serius dan harus menjalani perawatan lanjutan.
Baca Juga: Update Terbaru Harga BBM Pertamina di Sulawesi Selatan Februari 2026
Respons Warga dan Aparat Setempat
Setelah menerima laporan, aparat kepolisian dan petugas terkait segera mendatangi lokasi kejadian. Mereka melakukan pengamanan area dan mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat pohon tumbang.
Petugas dibantu warga kemudian mengevakuasi batang dan dahan pohon dari badan jalan. Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena ukuran pohon yang besar dan posisi yang melintang di jalan.
Aparat juga mengimbau pengguna jalan untuk berhati-hati dan mencari jalur alternatif sementara waktu. Upaya ini dilakukan agar tidak terjadi kemacetan panjang dan mencegah risiko kecelakaan lanjutan.
Faktor Cuaca dan Kondisi Lingkungan
Cuaca ekstrem diduga menjadi faktor utama penyebab pohon tumbang. Angin kencang dan hujan yang mengguyur wilayah Bulukumba dalam beberapa waktu terakhir membuat tanah menjadi gembur dan akar pohon kehilangan daya cengkeram.
Selain itu, usia pohon dan minimnya perawatan rutin juga berpotensi meningkatkan risiko tumbang. Pohon-pohon besar yang berada di tepi jalan memerlukan pemantauan berkala untuk memastikan kondisinya tetap aman.
Peristiwa ini menjadi alarm bagi pihak terkait untuk lebih serius dalam melakukan mitigasi bencana, terutama di wilayah yang rawan cuaca ekstrem dan memiliki banyak pepohonan besar di sepanjang jalan.
Imbauan Keselamatan dan Harapan ke Depan
Pasca-kejadian, masyarakat diimbau untuk lebih waspada saat berkendara, khususnya ketika cuaca buruk melanda. Pengendara disarankan menghindari berteduh atau melintas di bawah pohon besar saat angin kencang.
Pemerintah daerah diharapkan meningkatkan upaya pemangkasan dan pemeriksaan rutin terhadap pohon-pohon di sepanjang jalur lalu lintas. Langkah preventif ini dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Insiden pohon tumbang yang menimpa pemotor di Bulukumba ini menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya kesiapsiagaan dan kepedulian terhadap keselamatan publik. Dengan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, risiko kecelakaan akibat faktor alam dapat ditekan semaksimal mungkin.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detikcom
- Gambar Kedua dari ANTARA News Manado