Kota Makassar baru-baru ini digegerkan dengan insiden teror yang menyasar kantor Perumda (PD) Parkir dan Dinas Perhubungan (Dishub).
Kejadian ini bukan sekadar vandalisme biasa, melainkan diduga kuat sebagai aksi balasan terhadap penertiban juru parkir (jukir) liar yang gencar dilakukan. Peristiwa ini menyoroti kompleksitas masalah parkir di perkotaan dan potensi konflik yang muncul ketika penegakan aturan berhadapan dengan kepentingan oknum.
Berikut ini, Sulawesi Indonesia akan menyelami lebih dalam insiden menegangkan ini.
Serangan Malam Hari Di Dua Lokasi
Pada Kamis dini hari, 15 Januari, dua kantor pemerintahan di Makassar menjadi sasaran aksi pelemparan batu oleh orang tidak dikenal (OTK). Kantor Dishub dan PD Parkir, yang lokasinya berbeda, diserang hampir bersamaan. Insiden ini terekam jelas oleh kamera pengawas CCTV, menunjukkan adanya unsur kesengajaan dalam aksi tersebut.
Unit Jatanras Polrestabes Makassar, melalui Kanit AKP Hamka, mengonfirmasi bahwa rekaman CCTV memperlihatkan sekelompok pemotor sengaja datang untuk melakukan penyerangan. Motif di balik serangan ini pun langsung mengarah pada dugaan adanya balas dendam. Pihak kepolisian segera memulai penyelidikan intensif untuk mengidentifikasi para pelaku.
Dari hasil pemeriksaan CCTV awal, teridentifikasi 13 orang terduga pelaku yang berboncengan menggunakan 7 unit sepeda motor. Polisi masih terus mendalami rekaman CCTV lain di sekitar lokasi kejadian untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut. Tiga saksi juga telah dimintai keterangan dalam upaya mengungkap kasus ini.
Dampak Dan Kerugian Akibat Teror
Beruntungnya, tidak ada korban luka dalam insiden penyerangan ini. Kantor PD Parkir dan Dishub Makassar dalam keadaan kosong saat kejadian berlangsung. Hal ini meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa atau luka serius di antara staf dan pegawai.
Meskipun tanpa korban jiwa, pelemparan batu tersebut mengakibatkan kerusakan material. Kaca-kaca kantor menjadi pecah, meninggalkan bekas-bekas kehancuran yang mengganggu operasional. Kerugian materiil ini tentunya memerlukan biaya perbaikan dan pemulihan.
Diduga, para pelaku yang sama melakukan serangan di kedua lokasi. Hal ini menunjukkan adanya perencanaan yang matang dan koordinasi di antara kelompok penyerang. Polisi berjanji akan memaksimalkan penyelidikan di kedua kantor untuk mencari titik terang.
Baca Juga: Polri-TNI Sigap Atasi Banjir Donggala: Jalan Dibuka, Rumah Warga Dibersihkan
Dugaan Balasan Penertiban Jukir Liar
Direktur Utama PD Parkir Makassar, Adi Rasyid Ali (ARA), memiliki dugaan kuat bahwa serangan ini berkaitan dengan penertiban jukir liar yang masif. Pihaknya memang sedang gencar melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap parkir dan jukir liar di berbagai titik kota.
Menurut ARA, penertiban jukir liar ini dilakukan bekerja sama dengan Dishub Makassar. Tim gabungan telah berhasil menertibkan lokasi parkir liar yang selama ini dianggap “tak tersentuh,” termasuk di terowongan Mal Panakkukang. Upaya ini jelas menyentuh kepentingan pihak-pihak tertentu.
ARA menduga bahwa di antara para pelaku penyerangan terdapat jukir liar yang merasa dirugikan oleh penertiban tersebut. Ia menegaskan bahwa aksi ini menunjukkan adanya perencanaan matang dari para pelaku yang merasa “kebakaran jenggot” akibat tindakan tegas PD Parkir.
Komitmen Tegas Dan Dukungan Penting
ARA memastikan bahwa penyerangan ini tidak akan menyurutkan langkah PD Parkir dalam menindak pelanggaran parkir. Komitmen untuk terus menertibkan jukir dan parkir liar tetap menjadi prioritas utama. Penegakan aturan demi ketertiban kota harus terus berjalan.
Untuk itu, PD Parkir Makassar sangat mengharapkan dukungan penuh dari berbagai instansi terkait, terutama aparat TNI dan Polri. Sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum menjadi krusial dalam menghadapi tantangan semacam ini.
Selain itu, peran serta masyarakat, RT/RW, camat, dan lurah juga sangat dibutuhkan. Kolaborasi dari semua pihak akan memperkuat upaya penertiban dan menciptakan lingkungan parkir yang lebih tertata dan aman bagi seluruh warga Makassar.
Ikuti terus update berita seputar Sulawesi Indonesia beserta informasi menarik lainnya yang memperluas wawasan Anda.
- Gambar Utama dari detik.com
- Gambar Kedua dari infonasional.com