Pantai Ammani Geger! Donat Boat Bikin Liburan Berubah Jadi Mimpi Buruk?

Bagikan

Insiden Donat Boat di Pantai Ammani bikin panik pengunjung, benarkah liburan menyenangkan berubah jadi mimpi buruk hari itu?

Pantai Ammani Geger! Donat Boat Bikin Liburan Berubah Jadi Mimpi Buruk?

Liburan di Pantai Ammani, Pinrang, mendadak berubah mencekam ketika sebuah Donat Boat mengalami insiden tak terduga. Pengunjung yang awalnya bersenang-senang terkejut dan panik melihat kejadian itu.

Pengelola pun langsung meminta maaf atas insiden tersebut. ini akan mengulas kronologi peristiwa, tanggapan pengelola, dan bagaimana pengunjung menanggapi pengalaman yang viral di media sosial ini.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE
LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Kejadian Donat Boat Viral Di Pantai Ammani

Minggu (5/4/2026), insiden menegangkan terjadi di Pantai Ammani, Desa Mattirotasi, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, ketika sebuah donat boat mengalami gerakan tak terduga saat sedang bermanuver di laut. Video kejadian yang diunggah akun TikTok @esztycomell menjadi viral karena memperlihatkan para wisatawan terpental dari wahana tersebut.

Dalam rekaman berdurasi sekitar 1 menit terlihat donat boat yang ditarik perahu melakukan manuver terlalu dekat dengan bibir pantai yang padat pengunjung. Bukannya mengikuti alur air, wahana tersebut justru terangkat dan terhempas ke pasir, sehingga penumpang terlempar.

Akibatnya, lima wisatawan yang tengah bersenang‑senang jatuh menghantam pasir pantai dan bahkan sempat mengenai beberapa pengunjung lain. Kejadian ini langsung memicu perhatian warganet dan kritik terhadap pengelolaan wahana.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Korban Luka Dan Penanganan Medis

Para wisatawan yang terpental dari donat boat dilaporkan mengalami luka memar di sekujur tubuh, termasuk kepala, perut, paha, dan betis akibat benturan keras ke pasir. Beberapa korban mengaku mual dan pusing sesaat setelah kejadian.

Luka‑luka baru terasa semakin parah keesokan harinya, dengan beberapa korban menjalani perawatan lanjutan seperti infus di Puskesmas terdekat. Beberapa wisatawan harus mendapat perhatian medis segera.

Meski mengalami cedera, para korban mengatakan mereka tidak dikenakan biaya untuk perawatan dasar, dan pihak pengelola membantu mengarahkan mereka agar mendapat penanganan medis tanpa beban awal.

Baca Juga: Bahaya! Warga TPU Palopo Temukan Granat Nanas Saat Bersih-Bersih

Pengelola Pantai Ammani Minta Maaf

Pengelola Pantai Ammani Minta Maaf700

Menanggapi viralnya insiden, pengelola Pantai Ammani melalui Kepala Desa Mattirotasi, Amor Paturusi, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Ia menyatakan bahwa kejadian yang membuat lima wisatawan luka adalah tidak disengaja dan di luar harapan pihak pengelola.

Pihak pengelola mengakui operator donat boat kurang hati‑hati saat bermanuver di dekat bibir pantai. Mereka menjamin akan menangani proses pengobatan bagi korban yang terluka.

Sebagai tindak lanjut, pengelola Pantai Ammani menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap keselamatan wahana wisata serta meningkatkan pelatihan tenaga operator agar kejadian serupa tidak terulang.

Evaluasi Keselamatan Wahana Air

Insiden ini memicu perhatian serius soal standar keselamatan wahana air di destinasi wisata lokal, termasuk kebutuhan pelatihan bagi operator dan panduan bagi pengunjung sebelum menggunakan wahana. Beberapa korban menyatakan mereka sebelumnya belum menerima instruksi keselamatan yang cukup.

Pengelola berencana bekerja sama dengan Dinas Pariwisata setempat untuk melakukan pelatihan keselamatan bagi operator serta memperketat SOP dalam pengoperasian wahana air.

Langkah ini penting mengingat banyak pengunjung yang datang dari luar daerah dan tidak terbiasa dengan dinamika wahana air yang cepat, terutama saat bermanuver dekat pantai yang ramai pengunjung.

Sorotan Publik Dan Implikasi Wisata

Viralnya insiden ini memicu beragam tanggapan publik di media sosial. Banyak warganet mempertanyakan keamanan fasilitas wisata air di Pantai Ammani dan meminta pengelola melakukan perbaikan serius terhadap standar keselamatan.

Beberapa wisatawan yang menyaksikan peristiwa berharap agar ada panduan dan pengawasan lebih ketat sebelum operator mengizinkan wisatawan naik wahana air yang berisiko.

Meski demikian, pihak korban menyatakan mereka tidak menuntut ganti rugi lebih jauh dan bersyukur atas penanganan medis yang cepat. Sementara pengelola terus berupaya memulihkan kepercayaan publik terhadap destinasi wisata tersebut.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari detik.com
  • Gambar Kedua dari kumparan.com

Leave a Reply