Demo Mahasiswa Palopo Blokade Jalan Trans Sulawesi, Macet Hingga 3 Km

Bagikan

Mahasiswa Palopo tutup Jalan Trans Sulawesi, arus lalu lintas macet hingga 3 km, Aksi protes ini picu kemacetan panjang.

Demo Mahasiswa Palopo Blokade Jalan Trans Sulawesi, Macet Hingga 3 Km

Sejumlah mahasiswa di Palopo menggelar aksi protes dengan memblokade Jalan Trans Sulawesi, memicu kemacetan panjang hingga 3 kilometer. Aparat kepolisian dikerahkan untuk mengatur lalu lintas sekaligus memantau keamanan aksi.

Demonstrasi berlangsung dengan tertib, namun menimbulkan dampak signifikan bagi pengendara yang melintasi jalur utama kota Palopo. Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Sulawesi Indonesia.

Mahasiswa HMI Tutup Jalan Trans Sulawesi Di Palopo

Sejumlah mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) melakukan demonstrasi di Jalan Trans Sulawesi, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Kamis (8/1/2026). Aksi protes tersebut menyebabkan arus lalu lintas tersendat hingga sepanjang 3 kilometer. Massa aksi menutup jalan dengan membawa spanduk serta sebuah mobil pikap berwarna putih-hitam yang dilengkapi pengeras suara.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa aksi dimulai sekitar pukul 16.10 Wita di Kelurahan Sampoddo, Kecamatan Wara Selatan. Para demonstran secara bergantian menaiki pikap untuk menyampaikan orasi, sementara aparat kepolisian diterjunkan untuk mengatur keamanan dan arus lalu lintas.

Meski terjadi kemacetan parah, kendaraan roda dua diizinkan untuk melintas secara bergantian.

Orasi Dan Tuntutan Massa

Dalam orasinya, para demonstran menekankan pentingnya pembentukan Provinsi Luwu Raya sebagai aspirasi seluruh masyarakat setempat. Salah seorang orator menyatakan, Provinsi Luwu Raya bukan sekadar teriakan, dia adalah harapan dan cita-cita seluruh masyarakat Luwu Raya.

Massa menegaskan bahwa pemerintah Sulawesi Selatan selama ini dianggap mengabaikan wilayah Luwu Raya. Mereka menyinggung kondisi jalan dan pembangunan yang tidak merata, khususnya di daerah seperti Seko, Rampi, dan wilayah lainnya.

Aksi ini juga menyoroti ketidakresponsifan pemerintah pusat, termasuk Kemendagri, dalam mengabulkan pembentukan provinsi baru di Luwu Raya.

Baca Juga: Tragedi Sitaro,16 Orang Meninggal Akibat Banjir Bandang Dini Hari

Dampak Lalu Lintas

Dampak Lalu Lintas 700

Penutupan jalan menyebabkan kemacetan parah di kedua arah, baik dari Makassar menuju Palopo maupun sebaliknya. Kemacetan mencapai panjang sekitar 3 kilometer, menimbulkan antrean panjang kendaraan yang berhenti akibat blokade.

Meski demikian, massa aksi tetap memperbolehkan pengendara sepeda motor untuk melintas secara bergantian. Aparat kepolisian melakukan pengaturan lalu lintas di beberapa titik agar kemacetan tidak semakin parah, sambil memastikan keamanan demonstrasi tetap terkendali.

Demonstrasi ini berlangsung relatif tertib, meski menimbulkan gangguan bagi pengendara dan masyarakat sekitar. Beberapa warga terpaksa menunda perjalanan atau mencari jalur alternatif untuk menghindari kemacetan.

Seruan Dan Harapan Mahasiswa

Para mahasiswa HMI menyampaikan permohonan maaf atas kemacetan yang terjadi, namun menekankan bahwa aksi ini bertujuan menyuarakan kebutuhan dan aspirasi masyarakat Luwu Raya. Orator menegaskan bahwa wilayah tersebut selama ini dianaktirikan dalam pembangunan dan perhatian pemerintah provinsi.

Kami memohon maaf atas kemacetan ini, tapi apa yang kami suarakan hari ini adalah kebutuhan masyarakat Luwu Raya, ujar salah seorang orator. Mereka menegaskan bahwa pembentukan Provinsi Luwu Raya adalah langkah penting untuk memastikan kesejahteraan dan pembangunan yang merata di seluruh wilayah.

Demonstrasi ini menjadi cerminan semangat mahasiswa dalam memperjuangkan aspirasi daerah yang dianggap selama ini kurang diperhatikan. Aparat kepolisian tetap memantau jalannya aksi, memastikan kegiatan berlangsung aman, dan bahwa pesan yang disampaikan massa tercatat dengan tertib.

Jangan lewatkan update berita seputaran Sulawesi Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Utama dari detik.com
  • Gambar Kedua dari palopopos.fajar.co.id

Leave a Reply