Puting beliung melanda Maros, merusak gudang BBI dan menimpa tiga rumah. Petugas evakuasi dan pemulihan segera ditindaklanjuti.
Maros diterjang puting beliung yang menghancurkan gudang BBI dan menimpa tiga rumah warga akibat pohon tumbang. Warga terdampak kini dalam pemantauan tim evakuasi, sementara pihak terkait bergerak cepat untuk membersihkan lokasi dan memastikan keselamatan masyarakat.
Simak kondisi terkini serta upaya penanganan bencana di wilayah Sulawesi Indonesia.
Gudang BBI Maros Rusak Diterjang Puting Beliung
Gudang Balai Benih Ikan (BBI) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, mengalami kerusakan akibat angin puting beliung yang melanda wilayah tersebut pada Sabtu (10/1/2026). Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00 Wita di Kelurahan Baju Bodoa, Kecamatan Maros Baru.
Hujan deras disertai angin kencang membuat atap gudang terangkat dan sebagian terbongkar. Kapolsek Lau, AKP Syamsir, menjelaskan bahwa meski kerusakan materiil terjadi, tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini.
Kerugian materiil akibat kejadian ini diperkirakan sekitar Rp50 juta, ujarnya. Kejadian ini menambah catatan bencana alam di wilayah Maros yang kerap terdampak angin kencang dan hujan deras.
Pohon Tumbang Dan Dampaknya pada Rumah Warga
Selain kerusakan gudang BBI, puting beliung juga menyebabkan beberapa pohon tumbang yang menimpa rumah warga. Kepala Pelaksana BPBD Maros, Towadeng, menyebutkan ada tiga rumah terdampak akibat pohon tumbang, masing-masing berada di Kelurahan Bori Belayya (Kecamatan Turikale), Desa Abulo Sibatang (Kecamatan Marusu), dan sebuah rumah di Kecamatan Bantimurung.
Ketiga rumah yang tertimpa pohon mengalami kerusakan kategori sedang. Total pohon tumbang hari ini sebanyak tujuh, tiga di antaranya menimpa rumah, sisanya melintang di jalan, jelas Towadeng.
Petugas BPBD segera mengevakuasi pohon-pohon yang melintang di jalan untuk memulihkan akses transportasi dan memastikan keselamatan warga.
Baca Juga: Heroik! Lisa Selamatkan Adiknya Dari Serangan Buaya Di Buton Tengah
Waktu Dan Kronologi Kejadian
Peristiwa angin puting beliung di Maros berlangsung antara pukul 09.30 hingga 11.00 Wita. Berdasarkan laporan saksi, hujan deras yang disertai angin kencang membuat atap gudang BBI terangkat tiba-tiba, sementara beberapa pohon di sekitarnya juga tumbang dan menimpa rumah warga.
Menurut Kapolsek Syamsir, saksi melihat tiupan angin begitu kencang hingga merusak bagian atap dan struktur bangunan. Meski kondisi cuaca ekstrem berlangsung singkat, kerusakan yang ditimbulkan cukup signifikan.
Warga dan aparat desa setempat segera melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian dan BPBD untuk penanganan cepat.
Upaya Penanganan Dan Evakuasi
BPBD Maros bersama aparat desa dan kepolisian langsung melakukan langkah-langkah darurat untuk menangani kerusakan akibat puting beliung. Evakuasi dilakukan untuk membersihkan pohon yang melintang di jalan dan memeriksa kondisi rumah warga yang tertimpa pohon.
Selain itu, pihak terkait memastikan tidak ada korban jiwa, dan kerugian materiil diinventarisasi untuk proses bantuan darurat. BPBD mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama bagi yang tinggal di daerah rawan angin kencang atau di dekat pohon besar.
Peristiwa puting beliung ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Koordinasi cepat antara aparat kepolisian, BPBD, dan masyarakat lokal memastikan kerusakan dapat ditangani dengan cepat, serta meminimalisir risiko bagi warga yang terdampak.
Jangan lewatkan update berita seputaran Sulawesi Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari detik.com
- Gambar Kedua dari daerah.sindonews.com