Demo mahasiswa di UNM disebut bikin Pettarani lumpuh, benarkah? Fakta kemacetan parah hingga arah Alauddin akhirnya terungkap.
Kemacetan parah di Jalan Pettarani hingga arah Alauddin mendadak jadi sorotan publik. Banyak yang menyebut demo mahasiswa di depan UNM sebagai penyebab utama.
Namun, benarkah aksi tersebut yang membuat lalu lintas lumpuh total? Atau ada fakta lain di balik kejadian ini? Berikut penjelasan lengkap yang mulai terungkap di Sulawesi Indonesia.
Aksi Mahasiswa Di Depan UNM Yang Bikin Ramai
Sejumlah mahasiswa menggelar unjuk rasa di depan kampus Universitas Negeri Makassar (UNM), yang terletak di Jalan AP Pettarani, Makassar. Pantauan detikSulsel di lokasi pada Rabu (8/4/2026) pukul 17.00 Wita, massa terlihat berkumpul di badan jalan, menjelang jam pulang kerja, sehingga menarik perhatian warga sekitar.
Mahasiswa menyampaikan aspirasi mereka sambil berdiri di badan jalan. Rekaman aktivitas ini sempat viral di media sosial dan menimbulkan berbagai komentar dari publik terkait penyebab kemacetan.
Fenomena ini menyoroti bagaimana demonstrasi mahasiswa bisa berdampak langsung pada lalu lintas di salah satu ruas utama Makassar. Banyak warga mengamati secara langsung maupun melalui rekaman video yang beredar.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
š„ Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
š² DOWNLOAD SEKARANG
Kemacetan Di Jalan AP Pettarani Menuju Alauddin
Demonstrasi yang digelar oleh mahasiswa berimbas langsung pada arus lalu lintas di Jalan AP Pettarani. Akses dari jalan ini menuju Jalan Sultan Alauddin sempat mengalami penumpukan kendaraan.
Antrean kendaraan terpantau mulai dari badan jalan depan kampus sampai sejumlah titik di sekitar area tersebut. Pemicunya adalah massa aksi yang berada di badan jalan, membuat beberapa pengendara kesulitan mencari lajur bebas untuk melintas.
Kemacetan yang terjadi tidak berlangsung lama karena massa aksi perlahan mulai bubar dan meninggalkan badan jalan. Namun, antrean kendaraan sempat mengulur sekitar puluhan hingga ratusan meter sebelum arus kembali normal.
Baca Juga:Ā Kronologi Mengerikan! Pemotor Lawan Arus Bikin Pria Tewas Terlindas Truk!
Aksi Mahasiswa Berakhir Tertib
Menurut laporan lokal, aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung sore itu berakhir secara tertib. Sekitar pukul 17.33 Wita, seluruh massa sudah membubarkan diri dari jalan dan berkumpul kembali di area kampus.
Meskipun begitu, sejumlah petugas kepolisian masih berada di lokasi setelah massa bubar untuk memastikan arus lalu lintas benarābenar kembali lancar. Keberadaan polisi ini dimaksudkan agar tidak ada lagi hambatan saat kendaraan mulai melintas normal.
Usai demo, arus kendaraan di Jalan AP Pettarani perlahan bergerak dan kemudian kembali normal. Tidak ada laporan bentrokan atau kerusuhan besar yang terjadi sepanjang jalannya aksi tersebut.
Reaksi Warga Dan Pengendara
Warga serta pengendara yang terdampak kemacetan memberikan beragam tanggapan. Beberapa menyatakan memahami hak mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi, sementara yang lain merasa terganggu karena aktivitas sehariāhari mereka terganggu.
Pengendara motor dan mobil yang terjebak antrean sempat menunjukkan rasa frustrasi kecil, karena perjalanan mereka menjadi lebih lama dari biasanya. Meski begitu, tidak ada teriakan atau konfrontasi yang signifikan terjadi di lokasi.
Sebagian warga berharap pihak berwenang dapat segera mencari solusi agar unjuk rasa yang berlangsung di jalan umum tidak mengganggu arus lalu lintas secara signifikan di masa mendatang.
Dampak Dan Pelajaran Dari Aksi
Demonstrasi mahasiswa merupakan bagian dari hak demokrasi untuk menyampaikan pendapat. Namun, fenomena ini juga memperlihatkan bagaimana dampaknya terhadap aktivitas publik sehariāhari, terutama lalu lintas di kawasan strategis kota.
Pihak kepolisian yang melakukan pengamanan dan pengaturan arus usai demo menunjukkan pentingnya koordinasi antara aparat dan peserta aksi agar keamanan dan kenyamanan bersama tetap terjaga.
Warga di Makassar sendiri menyadari bahwa unjuk rasa dapat menjadi sarana aspirasi yang sah, namun pelaksanaannya perlu memperhatikan dampak terhadap mobilitas masyarakat luas.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari detik.com