BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem Di Sulawesi Selatan Jumat 23 Januari 2026

Bagikan

Perubahan iklim global dan faktor geografis menjadikan prakiraan cuaca sebagai informasi krusial yang tidak boleh diabaikan.

BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem Di Sulawesi Selatan Jumat 23 Januari 2026

Untuk hari Jumat, 23 Januari 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis laporan terbaru mengenai kondisi cuaca di seluruh wilayah Sulawesi Selatan. Meskipun secara umum diprediksi berawan, ada beberapa detail menarik dan penting yang perlu diperhatikan masyarakat guna menjaga kesehatan dan kenyamanan aktivitas harian.

Dapatkan update berita terkini seputar dan informasi menarik yang memperluas pengetahuan Anda.

Langit Berawan Selimuti Sulawesi Selatan

Berdasarkan pantauan data meteorologi terbaru, BMKG memprediksi bahwa seluruh wilayah kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan akan didominasi oleh kondisi cuaca berawan. Ini berarti sebagian besar daerah tidak akan mengalami hujan deras, namun awan akan menutupi sebagian besar langit. Kondisi ini dapat mempengaruhi persepsi suhu udara dan tingkat kelembapan.

Cuaca berawan seringkali memberikan kesan sejuk atau teduh, namun tidak berarti suhu udara akan selalu rendah. Bahkan, awan tebal kadang kala dapat memerangkap panas di permukaan, menyebabkan sensasi gerah. Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca yang tiba-tiba, meskipun prakiraan utama adalah berawan.

Meskipun cuaca berawan mendominasi, fluktuasi suhu udara tetap menjadi perhatian serius. BMKG menekankan pentingnya masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini dari sumber resmi. Kesiapan menghadapi perubahan adalah kunci untuk beraktivitas dengan aman dan nyaman di tengah dinamika iklim saat ini.

Waspada Suhu Ekstrem, Panas Menyengat Dan Dingin Menggigit

Fenomena suhu ekstrem akan menjadi karakteristik utama cuaca di Sulawesi Selatan pada hari Jumat ini. Wilayah Wajo, misalnya, tercatat sebagai daerah dengan suhu tertinggi yang dapat mencapai 37 °C, diikuti oleh Sidenreng Rappang dengan 36 °C. Kondisi ini menunjukkan potensi cuaca yang cukup terik, meskipun di bawah naungan awan.

Sebaliknya, wilayah dataran tinggi justru akan merasakan dingin yang signifikan. Toraja Utara dan Luwu Utara diprediksi mencatatkan suhu minimum terendah, yakni masing-masing 15 °C dan 16 °C. Perbedaan suhu yang drastis antara dataran rendah dan tinggi ini menuntut kewaspadaan lebih dari warga setempat.

Fluktuasi suhu yang ekstrem ini dapat memengaruhi kesehatan, terutama bagi individu yang rentan. Penting untuk menjaga hidrasi yang cukup di daerah panas dan memastikan tubuh tetap hangat di daerah dingin. Pakaian yang sesuai dengan kondisi suhu menjadi salah satu langkah antisipasi yang efektif.

Baca Juga: Peneliti Temukan Lukisan Dinding Gua Tertua di Sulawesi, Berusia 67.800 Tahun

Kelembapan Tinggi, Tantangan Baru Bagi Kenyamanan

Kelembapan Tinggi: Tantangan Baru bagi Kenyamanan

Selain suhu, tingkat kelembapan udara juga menjadi faktor penting yang memengaruhi kenyamanan. Untuk warga di wilayah Maros dan Barru, BMKG mengingatkan untuk mewaspadai tingkat kelembapan udara maksimal yang mencapai 98 persen. Angka ini tergolong sangat tinggi dan dapat menciptakan suasana yang lembap dan pengap.

Kelembapan tinggi dapat membuat udara terasa lebih berat dan menyebabkan keringat sulit menguap, sehingga tubuh terasa kurang nyaman. Kondisi ini juga berpotensi memicu masalah kulit dan pernapasan bagi sebagian orang. Menjaga ventilasi rumah dan menggunakan pakaian berbahan ringan dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan.

Meskipun tidak secara langsung terkait dengan hujan, kelembapan yang sangat tinggi ini menandakan adanya kandungan uap air yang signifikan di atmosfer. Hal ini perlu diwaspadai, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit pernapasan, agar tetap menjaga kondisi kesehatan.

Imbauan Dan Komitmen Informasi Akurat BMKG

Menyikapi prakiraan cuaca yang beragam ini, BMKG secara konsisten menghimbau masyarakat untuk selalu memperbarui informasi melalui saluran resmi mereka. Perubahan kondisi cuaca dapat terjadi sewaktu-waktu, dan informasi terkini sangat penting untuk perencanaan aktivitas sehari-hari dan mitigasi risiko.

Masyarakat dapat mengakses informasi cuaca dari situs web BMKG, aplikasi resmi, atau media sosial mereka yang terverifikasi. Sumber informasi yang valid akan membantu menghindari penyebaran berita palsu dan memastikan keputusan yang diambil berdasarkan data yang akurat. Kesadaran akan pentingnya informasi cuaca ini menjadi kunci keamanan dan kenyamanan.

Dalam segala situasi, Kompas.com berkomitmen untuk menyajikan fakta yang jernih dan terpercaya dari lapangan. Ini termasuk dalam penyampaian informasi prakiraan cuaca, yang diambil langsung dari laporan resmi BMKG. Komitmen terhadap jurnalisme yang akurat adalah prioritas, guna mendukung masyarakat dalam menghadapi berbagai kondisi lingkungan.

Jangan ketinggalan informasi terkini seputar Sulawesi Indonesia dan beragam berita menarik penambah wawasan.


Sumber Informasi Gambar:
  • Gambar Utama dari kompas.com
  • Gambar Kedua dari manadopost.jawapos.com

Leave a Reply