Dua Pengamen Di Bone Nyaris Diamuk Massa Usai Memalak Anggota TNI

Bagikan

Dua pengamen di Bone nyaris diamuk massa setelah memalak anggota TNI, memicu kericuhan dan amarah warga setempat.

Dua Pengamen Di Bone Nyaris Diamuk Massa Usai Memalak Anggota TNI

Insiden memanas terjadi di Bone saat dua pengamen diduga memalak anggota TNI. Aksi nekat mereka memicu kemarahan warga hingga nyaris terjadi amukan massa.

Peristiwa di Sulawesi Indonesia ini mengingatkan bahwa kesalahan sesaat bisa berakibat nyaris ricuh di tengah keramaian.

Pengamen Di Bone Nyaris Diamuk Massa

Dua pengamen berinisial IK (27) dan AR (25) nyaris diamuk massa di Lapangan Merdeka, Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Insiden ini terjadi pada Kamis (12/2/2026) setelah mereka memalak dua anggota TNI yang sedang berada di lokasi.

Kejadian ini menarik perhatian warga karena area tersebut merupakan pusat keramaian UMKM dan tempat hiburan masyarakat. Pengamen berkeliling sambil menyanyi dan meminta uang, tetapi aksinya dianggap memaksa dan mengganggu ketertiban umum.

Kepala Satpol PP Bone, Andi Baharuddin, menegaskan pada Minggu (15/2/2026) bahwa pelaku tidak menyadari bahwa korban yang dipalak adalah anggota TNI. Meski begitu, ulah mereka tetap memicu kemarahan warga yang hampir menimbulkan amukan massa.

Kronologi Kejadian Di Lapangan Merdeka

Saksi mata menceritakan bahwa IK dan AR sudah beberapa kali membuat keributan di lokasi. Cara mereka meminta uang dianggap terlalu memaksa dan kadang dipengaruhi minuman keras.

Ketika mendekati anggota TNI, pengamen itu mencoba memaksa meminta uang. Namun, anggota TNI menolak dan menegur mereka secara lisan. Teguran ini membuat pengamen tersinggung dan membentak korban, sehingga terjadi adu mulut.

Situasi semakin memanas karena keramaian di sekitar mulai memperhatikan. Massa yang melihat kejadian itu nyaris turun tangan, tetapi aparat Satpol PP dan anggota TNI langsung mengamankan kondisi agar tidak terjadi bentrokan.

Baca Juga: Diluar Nalar: Emak-Emak Bakar Toko Emas pakai Bom Molotov, Gasak Perhiasan RP 2 M

Peran Anggota TNI Dan Upaya Penenangan

 Peran Anggota TNI Dan Upaya Penenangan 700

Anggota TNI yang menjadi korban tetap tenang dan tidak membalas secara fisik. Mereka hanya menegur dan menahan emosi agar situasi tidak semakin tegang.

Andi Baharuddin menyampaikan apresiasi kepada anggota TNI karena cepat merespons dan menahan potensi amukan warga. Tindakan mereka terbukti penting dalam menjaga keamanan di lokasi keramaian.

Pengamen pun akhirnya diamankan sebelum massa sempat turun tangan. Langkah ini menjadi bukti pentingnya koordinasi antara aparat keamanan dan warga untuk mencegah kericuhan lebih besar di area publik.

Penyerahan Pengamen Ke Pihak Kepolisian

Setelah diamankan, IK dan AR diserahkan ke Mapolsek Tanete Riattang. Keduanya menjalani pemeriksaan lanjutan untuk proses hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Pihak kepolisian menekankan bahwa tindakan pengamen ini akan diproses dengan prosedur hukum agar memberikan efek jera. Langkah ini juga untuk mencegah kasus serupa di masa depan.

Satpol PP Bone menambahkan akan terus memantau area keramaian dan melakukan pendekatan preventif. Tujuannya untuk menekan potensi konflik antara pengunjung dan pelaku pelanggaran hukum di lokasi umum.

Dampak Dan Imbauan Bagi Masyarakat

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi pengelola UMKM, pengunjung, dan masyarakat agar selalu waspada terhadap perilaku memaksa yang bisa memicu kericuhan. Setiap tindakan yang memancing emosi warga perlu segera ditangani agar tidak berkembang menjadi kekerasan.

Andi Baharuddin mengimbau warga untuk segera melapor apabila menemukan pengamen yang memaksa pengunjung memberikan uang. Kerjasama warga, aparat, dan pengelola tempat menjadi kunci menjaga ketertiban.

Kasus ini juga menjadi pelajaran bagi pengamen lainnya agar tidak melakukan praktik memaksa dalam meminta uang. Edukasi dan penegakan hukum menjadi kombinasi efektif untuk mencegah risiko amukan massa dan menjaga keamanan publik di masa depan.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari detik.com
  • Gambar Kedua dari bukamatanews.id

Leave a Reply