Peristiwa kebakaran hebat yang melanda sebuah panti jompo werdha di Kota Manado meninggalkan duka mendalam.
Sebanyak 16 orang lanjut usia dilaporkan meninggal dunia setelah terjebak di dalam bangunan saat api dengan cepat membesar.
Kebakaran tersebut terjadi pada malam hari ketika sebagian besar penghuni panti tengah beristirahat, sehingga proses penyelamatan menghadapi kendala besar.
Api diketahui mulai melalap bangunan secara tiba-tiba dan dengan cepat menjalar ke sejumlah ruangan. Kepulan asap tebal membuat kondisi di dalam panti menjadi gelap dan sulit bernapas.
Para lansia yang memiliki keterbatasan fisik tidak mampu menyelamatkan diri, sementara upaya evakuasi berlangsung dalam situasi panik dan waktu yang sangat terbatas.
Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Sulawesi Indonesia.
Detik-Detik Mencekam Saat Api Membesar
Saksi di sekitar lokasi mengungkapkan bahwa kobaran api terlihat membesar hanya dalam hitungan menit. Material bangunan yang sebagian mudah terbakar membuat api cepat menyebar ke seluruh area panti jompo.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut berupaya memberikan pertolongan seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba.
Petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi langsung berupaya memadamkan api dan mengevakuasi korban. Namun, akses ke beberapa ruangan terhambat oleh asap pekat dan suhu panas yang ekstrem.
Banyak korban ditemukan dalam kondisi terjebak di dalam kamar, tidak sempat menyelamatkan diri dari kepungan api dan asap.
Korban Lansia Dan Kondisi Keterbatasan Fisik
Sebagian besar korban yang meninggal dunia merupakan lansia dengan kondisi kesehatan yang lemah dan keterbatasan mobilitas.
Beberapa di antaranya diketahui menggunakan kursi roda atau membutuhkan bantuan untuk berjalan. Kondisi ini membuat mereka sangat rentan dalam situasi darurat seperti kebakaran.
Panti jompo tersebut diketahui menampung puluhan lansia yang membutuhkan perawatan intensif. Dalam situasi normal, mereka bergantung pada pendamping dan perawat untuk aktivitas sehari-hari.
Ketika kebakaran terjadi secara mendadak, keterbatasan jumlah petugas dan cepatnya penyebaran api membuat proses evakuasi tidak berjalan optimal.
Baca Juga: Tragedi di Wajo, Bus Bintang Timur Terguling 2 Penumpang Meninggal
Penyelidikan Penyebab Kebakaran
Usai api berhasil dipadamkan, aparat kepolisian dan pihak berwenang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.
Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran, termasuk kemungkinan adanya korsleting listrik atau faktor kelalaian lainnya. Area panti jompo dipasangi garis polisi guna mendukung proses investigasi.
Pemerintah daerah setempat menyatakan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut dan berjanji memberikan pendampingan kepada keluarga korban.
Jenazah para korban dievakuasi ke rumah sakit untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut. Sementara itu, lansia yang selamat dipindahkan ke lokasi yang lebih aman untuk mendapatkan perawatan medis dan psikologis.
Terus update dirimu dengan informasi menarik setiap hari, eksklusif dan terpercaya di Sulawesi Indonesia.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari ekspostimes.com